CATATAN USANG ANAK INGUSAN YANG SEDANG MENCARI JATI DIRI

Senin, 27 Juni 2011

Dampak Eksploitasi yang Berlebihan Terhadap Kehidupan Manusia

ABSTRAK


FAJRIN MILADY LIGOR. 2011. DAMPAK EKSPLOITASI YANG BERLEBIHAN TERHADAP KEHIDUPAN MANUSIA. Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Siliwangi.
Makalah ini mempunyai latar belakang masalah tentang proses eksploitasi secar besar-besaran yang marak kian terjadi. Bagaimanakah proses eksploitasi ini bisa menimbulkan gejala yang amat membahayakan, bukan hanya untuk masyarakat disekitar tempat eksploitasi saja, namun seluruh makhluk hidup di muka bumi ini akan mengalami bahaya apabila ekspolitasi ini terus berlanjut dan tanpa ada tindaklajut yang tegas dari pihak yang berwenang.
Masalah pokok yang dibahas adalah: (1) Dampak apakah yang ditimbulkan dari kegiatan eksploitasi yang berlebihan dan pengaruhnya terhadap keseimbangan ekosistem baik yang ada disekitar tempat eksploitasi maupun seluruh ekosistem yang ada di bumi ini (2) Upaya apa yang dapat dilakukan untuk mengatasi atau meminimalisir pengeksploitasian secara besar-besaran guna bisa mempertahankan keseimbangan ekosistem alam dunia.
Dalam pembuatan makalah ini penulis menggunakan metode analisis deduktif, hal ini penulis lakukan setelah memperhitungkan kewajarannya dari segi tujuan. Makalah ini digunakan untuk memaparkan suatu bahasan dengan cara disususn, dijelaskan dan disimpulkan. Dan teknik yang digunakan dalam penyusunan makalah ini yaitu dengan menggunakan teknik studi pustaka, ini merupakan teknik yang paling tepat karena data yang akan disusun pada hakikatnya diambil dari berbagai sumber kepustakaan yaitu dengan cara mencatat data dan fakta melalui buku-buku yang berhubungan dengan masalah yang akan dibahas serta penulis juga melakukan obervasi wawancara dan studi dokumentasi ke tempat yang bersangkutan.
Tujuan utaman penelitian ini dilakukan adalah untuk mengkaji lebih dalam dampak yang ditimbulkan karena eksploitasi yang terlalu berlebihan. Setelah itu penulis akan mencari solusi dari dampak permasalahan yang kompleks ini, dengan mengaju kepada buku panduan yang telah penulis miliki tentunya ditambah dengan observasi pada tempat yang bersangkutan.
Hipotesis penelitian ini adalah : (1) Dampak kegiatan eksploitasi yang berlebihan diantaranya adalah : Dampak Negatif : Berkurangnya lahan tempat berkembang biak hewan dan juga terganggunya aktivitas masyarakat sekitar serta timbulnya bencana-bencana alam seperti gempa bumi, tanah longsor, banjir dan juga tak lupa Pemanasan Global. Dampak Positif : Terbukanya lapangan pekerjaan baagi masyarakat sekitar yang tinggal di daerah penambangan, selain itu juga dapat menambah daya kreatifitas serta menambah penghasilan masyarakat.(2) Upaya yang dapat yang dilakukan untuk memiminimalisir bencana akibat eksploitasi antara lain : Reklamasi lahan penambangan, pembuangan limbah secara khusus, membersihkan sisa-sisa eksploitasi.
Hasil pembahasan makalah ini menyimpulkan bahwa eksploitasi sumber daya alam secara besar-besaran jelas lebih banyak merugikan segi negatifnya daripada segi positif, itu dibuktikan oleh banyaknya bencana-bencana serta musibah yang terjadi setelah eksploitasi berlanjut.
Sejalan dengan kesimpulan di atas, penulis menyarankan kepada perusahaan swasta yang akan mengeksploitasi sumber daya alam agar berhaati-hati dan memperhatikan tindaklanjutnya apabila telah mengeksploitasi, karena  pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan sebaiknya tidak boleh hanya untuk kesejahteraan generasi sekarang, melainkan juga untuk kesejahteraan generasi mendatang. Oleh karena itu, kelestarian sumber daya alam dan lingkungan harus tetap diperhatikan.



BAB I
PENDAHULUAN

Manusia yang selalu tidak puas atas apa yang telah mereka raih merupakan suatu ciri khas tidak bisa dilupakan. Manusia dengan berbagai kemampuannya mencoba mempertahankan kehidupan dengan memenuhi kebutuhan hidupnya, baik berupa kebutuhan sandang, pangan maupun papan. Dengan kemampuan yang dimilikinya, manusia menggunakan semua cara untuk dapat  mempertahankan hidupnya, bahkan segala carapun terkadang dihalalkan demi tercapainya kepuasan dalam hidup. Dalam pemenuhan kepuasan hidupnya ada beberapa cara yang ditempuh oleh manusia, diantaranya dengan bekerja. Pekerjaan ada di muka bumi ini sangatlah beragam, dari mulai yang berstatus tetap atau mengabdi kepada Negara yang biasa kita sebut Pegawai Negeri dan ada juga di swasta, seperti di Perusahaan-perusahaan besar baik Perusahaan yang bergerak di bidang Industri, Bisnis, Penggalian Barang Tambang dan lain sebagainya, masih banyak lagi yang tidak mungkin disebutkan satu per satu.
Berbicara soal pekerjaan Swasta, penulis sedikit tertarik tentang usaha yang bergelut dibidang Penggalian Sumber Daya. Tak hayal Perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang penggalian sumber daya alam atau sering kita sebut “Eksploitasi Sumber daya Alam” itu dikarenakan Sumber Daya Alam yang ada di Negara Indonesia ini sangatlah banyak dan beragam. Selain itu, manusia tidak dapat lepas dari Sumber Daya Alam, lihat saja barang-barang di sekitar kita dari mulai alat yang sederhana seperti tusuk gigi, kapas, kursi, lemari bahkan sampai pernak-pernik perhiasanpun tak lepas dari hasil Alam. Memang cukup kreatif memanfaatkan potensi sumber daya alam yang terhampar luas di indonesia ini, apabila diimbangi oleh reklamasi atau penanggulangan pada lahan yang telah di ambil mineralnya atau telah di eksploitasi. Pada kenyataanya, kebanyakan Manusia di indonesia atau bahkan di muka bumi ini hanya bisa menggali atau mengeksploitasi tanpa mengadakan penanggulangannya dan memikirkan resiko yang akan terjadi terutama untuk jangka panjang. Kebiasaan yang telah dianggap wajar ini membuat Sumber Daya Alam yang berada di negara Indonesia ini tidak terawat bahkan beberapa kelak tahun kedepan mungkin SDA yang ada di Indonesia ini akan habis, terutama SDA yang tidak dapat diperbaharui (unrenewable). Dampak yang ditimbulkannya sangat besar sekali terutama kepada Makhluk Hidup yang ada di muka bumi ini, tidak lain adalah Manusia, Hewan dan Tumbuhan. Dampak yang ditimbulkannya bukan hanya untuk masa sekarang saja, justru yang lebih dikhawatirkan bagi masa depan, bagi anak cucu kita kelak.
Mungkin kita sendiri telah merasakan dampak dari eksploitasi SDA itu dari mulai yang terkecil seperti banyak gempa, tanah longsor dan lain sebagainya. Mungkin orang awam berpendapat itu semua musibah dan cobaan dari yang maha kuasa, itu memang benar. Namun apabila kita teliti secara sistematis dan dengan logika, gempa bumi itu bisa terjadi dikarenkan adanya tanah-tanah bekas eksploitasi yang tidak ditanggulangi kembali oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, tanah bekas eksploitasi tersebut mengalami pergeseran yang disebabkan oleh pergerakan lempeng lalu terjadilah gempa karena tanah yang harusnya bergeser normal terganggu karena adanya bekas eksploitasi. Itu sebabnya mengapa di Indonesia sering terjadi Gempa Bumi, banjir, Longsor dan sebagainya itu dikarenakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab yang telah sembrono mengeksploitasi alam.
Dikarenakan tingkat kesadaran yang sangat rendah dari manusia pada zaman sekarang dan watak yang hanya ingin memntingkan pribadinya masing-masing, maka alam lah yang menjadi korban dari tingkah-tingkah bodoh manusia. Namun sebenarnya bila di teliti, bukanlah alam yang menjadi korban sesungguhnya dari dampak ulah manusia ini, melainkan manusialah yang sebenarnya menjadi korban, bisa kita lihat sekarang betapa malangnya kehidupan manusia sekarang yang terus menerus mengalami bencana alam yang sebenarnya akibat dari tingkah laku manusia itu sendiri. Dari sisi inilah penulis merasa tekesan kepada pokok bahasan ini dan alangkah menariknya apabila penulis membahas lebih dalam tentang “Dampak dari Eksploitasi” dalam karya tulis ini.



BAB II
ISI
Sumber Daya Alam merupakan anugerah terbesar dari sang Pencipta yang harus kita syukuri dengan cara memanfaatkan sebaik-baiknya. Namun kita juga tidak boleh hanya memanfaatkannya saja, disamping kita memanfaatkan Sumber Daya Alam tersebut kita juga harus bisa menjaga, merawat dan juga meleslestarikannya, agar bisa diwariskan kepada anak cucu kita kelak. Beragam cara untuk memanfaatkan Sumber Daya Alam yang terhampar luas di Indonesia ini, salah satunya adalah dengan Mengeksploitasi Sumber Daya Alam tersebut. Eksploitasi berasal dari baahsa inggris yaitu Explotation yang artinya “Politik Pemanfaatan secara sewenang-wenang dan terlalu berlebihanterhadap sesuatu atau yang menjadi Objek Eksploitasi hanya untuk kepentingan Ekonomi semata-mata tanpa mempertimbangkan rasa kepatutan, keadilan serta kompensasi kesejahteraan”. Eksploitasi Sumber Daya Alam secara berlebihan tanpa memperhatikan aspek-aspek yang dapat merugikan kita semua, bukan hanya oknum yang melakukan Eksploitasi saja yang akan merasakan dampaknya namun seluruh makhluk hisup yang ada di bumi juga akan merasakan efek dari Eksploitasi yang berlebihan itu. Banyak sekali dampak yang akan ditimbulkan oleh Eksploitasi yang sangat berlebihan itu, diantaranya tanah longsor, banjir, kabut asap, pemanasan global yang sampai sekarang kita rasakan ini juga tidak lupa bencana lumpur panas sidoarjo yang sangat merugikan sekali masyarakat.
Tanah Longsor terjadi disebabakan oleh penggundulan hutan atau pepohonan yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab terhadap kelestarian hutan. Ketika hutan dalam keadaan gundul makan formasi tanah akan menjadi larut dan menggelincir diatas bidang licin pada saat terjadi hujan, tanah tidak bisa menahan erosi yang disebabkan oleh air hujan yang turun dikarenakan penyangga tanah yaitu akar dari pepohonan sudah ditebang tidak dapat berfungsi kembali. Sehingga bencana banjir dan tanah longsor tidak bisa dihindarkan lagi dan telah menjadi bencana langganan di Indonesia ini.
Selain bencana tanah longsor yang sudah populer dikalangan penduduk Indonesia, Banjir pun menjadi bencana alam yang sering melanda. Bencana ini bisa terjadi dikarenakan pola tingkah laku manusia sendiri yang tidak disiplin dan tidak menuruti aturan, baik aturan yang tersirat maupun yang tersurat. Pola tingkan manusia yang suka membuang sampah sembarangan mengakibatkan rusaknya tata guna lahan dan air. Rusaknya Tata Guna lahan dan air mengakibatkan laju erosi dan frekwensi banjir meningkat. Selain bisa menimbulkan bencana banjir, membuang sampah pun bisa menimbulkan polusi air dan pencemaran air yang dapat mengurangi kualitas air.
Indonesia merupakan negeri yang kaya akan Sumber Daya Alam dan keanekaragaman hayati yang cukup tinggi. Indonesia memiliki kurang lebih hutan seluas 12,6 juta hektar (Walhi or.id). Wilayah tropisnya masuk urutan ketiga terluas di dunia dengan cadangan minyak, gas alam, tembaga, emas, perak, intan dan mineral lainya masih banyak lagi yang tidak mungkin disebutkan satu per satu. Bukan hanya di daratan saja Indonesia memiliki kekayaan Sumber Daya Alam yang melimpah, di laut pun Sumber Daya Alamnya tidak kalah beragam. Terumbu karang dan beragam biota laut lainnya memperkaya ke-17.000 pulau yang ada di kepulauan Nusantara Republik Indonesia. Lebih dari iru Indonesia memiliki tanah dan area lautan yang luas dan kaya dengan berjenis macam ekologi. Indonesia menempati kurang lebih 1.3 persen dari wilayah bumi, mempunyai kira 10 persen jenis tanaman dan bunga yang ada di dunia, 12 persen jenis binatang menyusui, 17 persen jenis burung, 25 persen jenis ikan, dan 10 persen sisa area hutan tropis yang kedua setelah brazil (1994).

3 komentar:

  1. gan, Upaya penanggulangan nya apa ya gan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. salah satu upayanya dengan cara mencegah penanggulangan yang berleihan tersebut, misalnya dengan cara memberlakukan peraturan memulihkan kembali keadaan lahan yang sudah di eksplitasi..
      sebenarnya kenapa di negara kita ini banyak terjadi eksploitasi yang berlebihan itu karena kurang sadarnya masyarakat khususnya para pengeksekusi eksploitasi terhadap lingkungan..
      mungkin dengan mempertegas pelngaplikasian sanksi akan sedikitnya mengurangi dampak eksploitasi...
      sorry ngaret baget gan reppnya, :)

      Hapus
  2. boleh nanya akibat eksploitasi tumbuhan secara berlebihan

    BalasHapus