Jumat, 13 April 2012

Catatan Mata Kuliah Mitigasi Bencana

Rabu, 4 April 2012
Howhowhow,, pertemuan yang sangat spektakulerr.. tapi biasa aja dink, heheh. Gada yang special. Oke seperti biasa aku akan menuangkan curahan hatiku kepada sehelai kertas elektronik ini, hihi. Bertemu kembali sama dosen kita yang cool, siapa lagi kalo bukan Mas.EL, hihi. Oke kita bahas langsung yuupp.

Pada pertemuan kali ini beliau memaparkan materi about Bencana Biologi, apa itu bencana biologi???? Oke mari kita diskusikan bersama,,
Bencana biologi ialah Bencana yang terjadi sebagai akibat dari penyakit yang di timbulkan dari organisme paling kecil (virus, bakteri dan jamur) yang mempengaruhi kesehatan makhluk hidup itu sendiri serta saling mempengaruhi antar makhluk hidup (manusia dan hewan). Bencana tersebut bisa timbul dikarenakan pengeruh oleh lingkungan baik secara fisik lingkungan alamiah (perubahan cuaca dan ekosistem) maupun lingkungan tempat tinggalnya (life style).
Wabah/ epidemi adalah penyakit yang timbul sebagai kasus baru pada suatu populasi tertentu manusia, dalam suatu periode waktu tertentu, dengan laju yang melampaui laju "ekspektasi" (dugaan), yang didasarkan pada pengalaman mutakhir. Contoh wabah yang cukup dikenal termasuk wabah pes yang terjadi di Eropa pada zaman pertengahan yang dikenal sebagai the Black Death ("kematian hitam"), pandemi influensa besar yang terjadi pada akhir Perang Dunia I, dan epidemi AIDS dewasa ini, yang oleh sekalangan pihak juga dianggap sebagai pandemi.
Sedangkan Endemik (dari bahasa Yunani en- di dalam + demos rakyat) pada suatu populasi jika infeksi tersebut berlangsung di dalam populasi tersebut tanpa adanya pengaruh dari luar. Suatu infeksi penyakit dikatakan sebagai endemik bila setiap orang yang terinfeksi penyakit tersebut menularkannya kepada tepat satu orang lain (secara rata-rata). Bila infeksi tersebut tidak lenyap dan jumlah orang yang terinfeksi tidak bertambah secara eksponensial, suatu infeksi dikatakan berada dalam keadaan tunak endemik (endemic steady state). Suatu infeksi yang dimulai sebagai suatu epidemi pada akhirnya akan lenyap atau mencapai keadaan tunak endemik, bergantung pada sejumlah faktor, termasuk virulensi dan cara penularan penyakit bersangkutan. Sebagai contoh, AIDS sering dikatakan "endemik" di Afrika walaupun kasus AIDS di Afrika masih terus meningkat (sehingga tidak dalam keadaan tunak endemik). Lebih tepat untuk menyebut kasus AIDS di Afrika sebagai suatu epidemi.
Lain halnya dengan Pandemi, pandemi (dari bahasa Yunani pan semua + demos rakyat) atau epidemi global atau wabah global merupakan terjangkitnya penyakit menular pada banyak orang dalam daerah geografi yang luas. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), suatu pandemi dikatakan terjadi bila ketiga syarat berikut telah terpenuhi:
F timbulnya penyakit bersangkutan merupakan suatu hal baru pada populasi bersangkutan,
F agen penyebab penyakit menginfeksi manusia dan menyebabkan sakit serius,
F agen penyebab penyakit menyebar dengan mudah dan berkelanjutan pada manusia.
Adapun contoh penyakit yang timbul dikarenakan oleh manusia, misalnya : AIDS, TBC, Diare, Demam Berdarah. Lain halnya jika kita berbicara dengan masalah penyakit yang ada pada hewan, misal : Flu Burung, Flu Babi, Sapi Gila, Anthrak, Rabies, PES, dkk. Namun jika kita berbicara tentang tumbuhan, lain lagi tidak seperti pada manusia dan hewan. Pada tumbuhan biasanya penyakit disebabkan oleh virus bakteri dan jamur.
Nah, itulah mungkin sekelumit ilmu yang aku dapat saat perkuliahan tadi pagi, semoga dengan adanya materi ini bisa membantu temen-temen para kaum pembaca. Mohon maaf dalam penulisannya masih menggunakan kata-kata sederhana dan sulit dicerna serta masih banyak mengalami kesalahan baik dalam tutur katanya maupun dalam teknik penulisannya, ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan wawasan yang penulis miliki, maka dari itu penulis sangat mengharapkan sekali kritik dan saran dari temen-temen para kaum pembaca yang budiman. Catatan ini bukanlah satu-satunya literature yang dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita, masih banyak karangan-karangan ilmiah lainnya yang bisa kita jadiakan acuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan. Terima kasih, salam hangat, tetap tersenyum dan sampai jumpa kembali. J
Joy,,

Rabu, 11 April 2012
Perjuangan seorang mahasiswa yang tiada hentinya untuk menuntut ilmu memang patutlah diberikan apresiasi dan applause, begitu juga bagi para tenaga pendidik yang tiada hentinya memberikan ilmunya kepada kami para peserta didik, sungguh memang pengorbananmu tidak ada duanya wahai bapak tenaga pendidik, sungguh kami tidak tahu bagaimana caranya berbalas budi kepadamu, fikirku seonggok materi yang kuberi tidaklah cukup sebagai tanda terima kasihku atas didikan yang telah engkau berikan kepada kami. (waw). Hhaha. Yupp itulah sekelumit pembukaan yang kebetulan aku gak sengaja baca dari koleksiku, hihi.
Oke, kalau pada pertemuan kemarin Mas.EL membahas tentang bencana hidro meteorology dan bencana biologis nahh dalam post kali ini aku akan curhat tentang perkuliahanku barusan dengan bahasan “Bencana Teknologi”. Tanpa sadar teknologi yang menjadi alat pembantu dalam kehidupan kita ternyata memiliki dampak yahh, dampaknya berupa bencana yang tentu nantinya akan merugikan kita sebagai pengguna dari teknologi tersebut. Seperti apa bencana yang dimaksud, cekidot..
Sebelum memaparkan lebih dalam tentang bencana dari teknologi, alangkah indahnya bila kita berkenalan dulu dengan apa yang namanya Teknologi. Yupp Teknologi adalah metode ilmiah untuk mencapai tujuan praktis; ilmu pengetahuan terapan atau dapat pula diterjemahkan sebagai keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yg diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.
Dampak Penggunaan Teknologi Yang Dapat Menyebabkan Suatu Resiko atau Kejadian :
No
Berhubungan Dengan Teknologi
Keterangan
1
Kesesuaian
Teknologi yang tidak sesuai
2
Keusangan
Teknologi yang sudah usang
3
Fungsi
Teknologi yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya
4
Kualitas
Teknologi yang tidak berkualitas
5
Kebenaran
Teknologi yang tidak sesuai

Serangan dan Peringatan:
Cepat atau secara tiba-tiba (tampa peringatan)
Mekanisme Kerusakan
Mengakibatkan kematian, luka, dan kerusakan bangunan serta imfrastruktur. Zat polutan yang disahilkan dapat bisa menyebabkan pencemaran udara, air, di lingkungan sekitar, juga bisa membuat kerusakan pada gedung2 dan bagunan yang ada di sekitar tempat tersebut. Membuat lingkungan menjadi tidak bisa dihuni oleh mahkluk hidup (manusia, hewan dan tumbuhan), stabilitas ekologi bisa terganggu dan yang nantinya mampu membuat bencana-bencana bersekala besar.
Penyebab
Gagalnya rancangan keamanan suatu teknologi, prosedur penggunaan alat berteknologi yang salah, gagalnya komponen barang berteknologi, sabotase, bisa juga kecelakaan yang diseg=ngaja dengan tujuan untuk kepentingan pribadi.
Strategi Mitigasi Utama
Menguji keamanan barang berteknologi yang akan dioperasikan, memperlengkap komponen pengaman kalau-kalau terjadi kegagalan, sebelum mengoprasikan barang berteknologi disipakan terlebih dahulu pengamanan khususnya bagi operator yang akan mengoprasikan barang tersebut. Mulai membuat rencana keamana disekitar lokasi yang mempunyai resiko, lakukan latihan-latihan tindakan jika bencana terjadi. Dan yang terakhir serta yang paling penting, jangan lupa berdoa,, Semoga berhasil !

Nah, itulah mungkin sekelumit ilmu yang aku dapat saat perkuliahan tadi pagi, semoga dengan adanya materi ini bisa membantu temen-temen para kaum pembaca. Mohon maaf dalam penulisannya masih menggunakan kata-kata sederhana dan sulit dicerna serta masih banyak mengalami kesalahan baik dalam tutur katanya maupun dalam teknik penulisannya, ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan wawasan yang penulis miliki, maka dari itu penulis sangat mengharapkan sekali kritik dan saran dari temen-temen para kaum pembaca yang budiman. Catatan ini bukanlah satu-satunya literature yang dapat menambah wawasan dan pengetahuan kita, masih banyak karangan-karangan ilmiah lainnya yang bisa kita jadiakan acuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan. Terima kasih, salam hangat, tetap tersenyum dan sampai jumpa kembali. J
Joy,,

0 komentar:

Posting Komentar

 
;